EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Akun Google AdSense Dinonaktifkan

Khabar buruk yang mengagetkan : “Account Google AdSense Dinonaktifkan” itu adalah judul email yang membuat saya kecewa. Betapa tidak,  pengunjung beberapa blog saya sedang menaik, earning AdSense sedang meningkat, tiba-tiba dapet kabar buruk bahwa akun AdSense saya diblokir dengan alasan katanya saya melakukan pelanggaran banyak melakukan klik tidak syah.

Baca di internet, banyak teman-teman publisher yang mengalami hal serupa, termasuk beberapa teman saya juga begitu.. mungkin barangkali Anda juga pernah mengalaminya. Seperti itulah suka-dukanya menjalankan bisnis online sebagai publisher iklan AdSense. Suka-nya, setiap bulan mendapatkan uang seperti orang pensiun, relatif rutin dan jumlahnya rata-rata meningkat meningkat walaupun kita tidak aktif mengupdate blog. Dukanya, ya begitu mendadak…tiba-tiba dapet khabar buruk. Biasa kita menerima uang tiap bulan tiba-tiba berhenti, rasanya seperi orang kerja kena PHK. Yang menyakitkan adalah karena kita tidak merasa melakukan kesaklahan. Selama ini saya selalu berhati-hati jangan sampai melanggar aturan AdSense, tetapi dalam perjalanannya bisnis iklan PPC Adsense dapat dengan mudah dijaili oleh orang lain.

Google Adsense sepertinya lebih berpihak kepada pemasang iklan dari pada kepada publisher, kesalahan tidak selalu dilakukan oleh pemilik akun.. yang dapet getahnya pemilik akun, tetapi rupanya Google AdSense tidak mau tahu hal itu. Walaupun kesempatan protes kekecewaan disediakan Google Adsense dengan cara mengisi form banding, tetapi sepertinya tidak pernah ada yang disetujui, hal ini seperti pengalaman orang yang pernah mengalami tidak pernah ada pembatalan, sekali hitam tetap dianggap hitam. Juga pemegang akun terkena sanksi selamanya tidak diperbolehkan bergabung kembali dengan Google Adsense.

Biasanya orang yang sudah kecewa dengan google adsense, maka sudah malas lagi untuk bergabung.. walaupun gampang saja menggunakan nama orang dekat/saudara dsb. Tetapi bukan hanya soal mendapatkan akun, masalahnya adah blognya. Blog yang pernah dipasang Adsense yang telah diblokir tidak dapat dipasang adsense akun lain. Artinya kalau kita punya 10 blog, maka ke 10 blog tersebut menjadi tidak ada nilainya lagi. Itulah kerugian yang paling besar dan menyakitkan bagi publisher ppc Google Adsense yang akunnya diblokir.

 Walaupun sebelumnya saya sudah tahu bahwa suatu saat akun saya akan diblokir, tetapi kalau sudah ngalami ternyata kecewa juga, pasalnya sudah lebih dari 3 tahun saya menjalankan iklan ppc Google Adsense.   Jika akun Google Adsense teman-teman saat ini masih aman-aman saja, memang pada suatu saat pasti ngalami hal serupa. Barangkali dengan semakin besar penghasilan dari Adsense, maka ketika diblokir.. maka kekecewaan akan lebih besar. Itulah

Updated: 01/12/2012 — 8:57 am

7 Comments

  1. turut berduka om,, kan masih ada iklan ppc laen nya kayak sitti, kliksaya dll

    1. Saya kurang suka ppc lain, perlu traffik tinggi.. dan nilai klik sangat rendah, iklan tidak sesuai konten. Kalau GA, dengan traffik sebuah blog 1000 per hari, penghasilan 100 dollar per bulan sudah ditangan.

  2. saya juga mengalami hal yang sama sob,, hiks hiks hiks

  3. sama ane juga muke gilleee tuuh adsense . . . lucunya dibannednya setelah ane ngikutin best ads placement dari google sendiri kesel ane!! sekarang ane pindah ke media.net

  4. Setidaknya Pak Endang sudah merasakan renyahnya adsense, sementara saya belum pernah Pak :(, tapi Alhamdulillah saya pernah dapat ribuan dollar dari Amazon, walaupun akhirnya cape sendiri. Saat ini saya coba bisnis offline Pak, sementara untuk online saya delegasikan kepada orang lain. Pantang menyerah adalah prinsip siapapun dalam menjalankan bisnis, yang penting jangan taruh seluruh telur di

  5. banned adsense itu lebih parah daripada PHK Pak :), soalnya klo PHK biasanya dapat pesangon – itu yg saya alami di tahun 2000. Sementara google…main PHK tanpa pesangong

Comments are closed.

EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme