EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Musibah Banjir Terjadi Dimana-mana

Bencana musibah  banjir yang melanda daerah pemukiman terjadi dimana-mana hampir di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut merupakan permasalahan tahunan yang selalu terjadi ketika datang musim hujan. Daerah yang paling parah dilanda banjir pada umumnya wilayah pemukiman yang terdekat dengan aliran sungai. Sungai yang sudah tidak dapat menampung jumlah air akan meluap dan mengenangi wilayah pemukiman penduduk.

Permasalahan musibah banjir sudah menjadi permasalahan nasional yang penanggulangannya belum dapat diatasi dan masih selalu dicari bagaimana caranya. Hal ini karena bencana banjir sudah merupakan bencana alam yang tidak dapat ditawar-tawar atau dicegah dan merupakan sebab-akibat dari sudah tidak seimbangnya antara jumlah air hujan dengan daya resap tanah  sehingga air akan tertumpah ke sungai.

bencana musibah banjir terjadi dimana-mana

Contoh Bencana Musibah Banjir

Gunung-gunung atau bukit-bukit yang gundul akibat penebangan pepohonan yang tidak terkendali, pembangunan gedung-gedung kantor, kawasan industri, komplek perumahan dan pemukiman penduduk lainnya, pembukaan lahan pertanian baru, dll,.merupakan faktor penyebab dari terjadinya bencana banjir.

Salah satu pembangunan yang paling banyak dilakukan secara besar-besaran dan memerlukan tanah luas selama ini adalah pembangunan perumahan. Pembangunan perumahan pada saat ini sudah merambat ke wilayah-wilayah kota kecamatan, sebab lahan di wilayah dalam kota sudah tidak memungkinkan lagi untuk dibangun perumahan. Pembangunan perumahan pada dasarnya dipicu oleh kebutuhan masyarakat akan kebutuhan rumah hunian yang setiap tahun kebutuhan tersebut selalu meningkat. Pembangunan tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya musibah banjir.

Pembangunan rumah hunian bukan hanya dilakukan oleh developer atau pengembang saja, tetapi terjadi dimana-mana, di wilayah pedesaan dan perkampungan yang dilakukan oleh setiap individu dengan menggunakan lahan yang semula digunakan sebagai lahan pertanian seperti kebun dan sawah. Dengan berubahnya fungsi lahan menjadi areal bangunan maka daya serap lahan sudah tidak ada lagi, maka ancaman dari ulah manusia tersebut adalah musibah banjir.

Jadi, sebenarnya permasalahan musibah banjir sangat erat kaitannya dengan pertambahan penduduk. Sedangkan pertambahan penduduk merupakan suatu yang alami dan tidak mungkin dapat dicegah, sekalipun kebijakan pemerintah dengan memberlakukan program Keluarga Berencana (KB), tapi pertambahan penduduk tetap berlangsung.

Sangat sulit rasanya untuk mencegah terjadinya bencana musibah banjir, sebab sangat terkait dengan kebutuhan manusia, dan kadang-kadang diantara manusia dalam bertindak kurang mengindahkan akibat yang akan terjadi. Munkin yang dapat dilakukan adalah mencegah agar tidak bertambah, atau mengurangi sedikit.. itupun harus dilakukan bersama semua fihak, mulai dari pemerintah dengan kebijakannya dalam mengijinkan penggunaan lahan untuk pembangunan fisik, meningkatkan dan memperbaiki sistem peresapan air tanah dengan menanami hutan dan bukit yang gundul, menerapkan ketentuan proporsi pembangunan fisik dengan lahan kosong untuk resapan air. Selain fihak pemerintah, juga seluruh masyarakat harus melakukan sesuatu dan memahami penyebab terjadinya banjir, termasuk kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam sungai.

EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme