EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Cara Mengatasi dan Mencegah Cegukan Pada Anak

 Cegukan pada Bayi dan Anak

[Kompas/Klasika/01-Juli 2012]SEKAT rongga dada (diafragma) adalah otot yang membatasi rongga dada dengan rongga perut yang salalu bergerak setiap waktu. Bila kita menarik napas, diafragma akan berkontraksi dan tertarik ke bawah untuk membantu manghisap udara. Sabaliknya, bila kita rnenghembuskan napas, diafragma tardorong ka rongga dada untuk membantu pengeluaran napas.

Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi dan AnakCegukan (sunda : sisidueun) atau hiccups atau dalarn bahasa medisnya disebut singuitus adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma; Akibat kontraksi tersebut akan timbul hisapan udara secara mendadak masuk ka dalam paru melawati ruang antara pita suara (glottis) sehingga menyebabkan terjadinya suara hik yang khas. Konraksi yang tiba-tiba tarsebut tarjadi akibat adanya rangsangan pada diafragma, seperti makan tarlalu cepat, minum air terlalu dingin, makan makanan yang sangat panas atau padas, tertawa atau batuk terlalu keras atau minum minuman baralkohol.

Cegukan biasanya akan hilang dengan sendirinya atau hilang saat si kecil tidur meskipun ada beberapa cara untuk mempercepat menghentikan cegukan. Cegukan yang berlangsung lebih dari satu jam harus diwaspadai dan sebaiknya ditangani dokter untuk mamastikan tardapat kelainan yang serius atau tidak. Kelainan yang dapat menimbuikan cegukan antara lain adanya gangguan saraf diafragma, radang paru, kelainan di otak seperti tumor, penyakit ginjal atau gangguan keseimbangan alektrolit.

Apa yang dapat dilakukan bila si kecil cegukan?

Bila si kecil mengalami cegukan, ada beberapa hal dapat dilakukan untuk mempercepat berhentinya cegukan.

  1. Berikan minum air hangat. 
  2. Menarik napas dalam tahan sebentar lalu dihembuskan
  3. Tidur berbaring dangan lutut ditekuk.
  4. Makan sesendok gula
  5. Meletakan kantong kertas di depan mulut dan mencoba bernapas dari kantong kartas itu selama beberapa menit.


Untuk mencegah terjadinya cegukan ada baberapa hal yang dapat dilakukan:

  1. Jangan memberikan makan atau minum terillu cepat.
  2. Berikanlah air putih satu sampai dua sendok teh kepada bayi setealah minum susu.
  3. Jangan mangajak bercannda bayi sesaat setelah minum susu. Berikanlah waktu istirahat sekitar setengah jam setelah bayi minum susu.
  4. Usahakam jangan mamasukkan udara terlalu banyak saat minum susu.
  5. Sendawakan bayi setelah minum susu.

Secara umum, cegukan pada bayi dan anak rnerupakan hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Meskipun demikian, jangan anggap sepele cegukan yang barlangsung terus-menerus lebih dari satu jarn.

Rujukan: 

  1. Pediatrics, 2005
  2. American Acadamy of Family Physicians, 2005
[By : Dr. Muzal Kadim SpA(K) – Pengurus pusat Ikatan Dokter anak Indonesia]

Updated: 01/07/2012 — 12:24 pm
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme