EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Cari Uang

Pernak-pernik Cari Uang

Oleh : Endang Kusmana

Hiruk-pikuk dalam kehidupan manusia sehari-hari,  seperti di mall, di pasar, di kantor, di jalanan, dan lain-lain,  pada dasarnya dalam rangka kegiatan  cari uang. Terjadinya kasus kriminal, korupsi, pembunuhan, perampokan dan lain-lain, juga berawal dari cari uang.

Kenapa uang dicari banyak orang ? Pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang tidak perlu dijawab, karena semua orang sudah pada faham..untuk apa uang. Tapi yang menjadi permasalahannya adalah,  mengapa cara   cari uang dan cara mendapatkan sejumlah uang setiap orang berbeda-beda. Ada yang sangat gampang, cukup gampang, susah, sangat susah, dan malah banyak yang mentok tidak bisa cari uang. Itulah kenyataan yang barangkali sudah dari hulunya begitu. Dan memang kalau tidak begitu, maka dunia tidak akan ramai seperti ini.

Persaingan dalam pencarian uang dalam kehidupan sehari-hari begitu sengit. Bahkan orang di berbagai aktivitas kegiatan terkadang tidak segan-segan mengambil jalan yang tidak baik, sikut sana sikut sini yang penting mendapat uang. Tentunya, sebagai orang yang beradab dan berbudi pekerti janganlah seperti itu. Banyak jalan menuju Roma, banyak cara yang lebih baik dan positif.

Berawal dari kehidupan berumah tangga, semua orang tentunya menginginkan hidup yang layak dan berkecukupan. Pendidikan anak-anak merupakan bagian terpenting. Berapapun anggaran pendidikan anak-anak pasti dibiayai kalau ada. Semua itu dilakukan agar kelak generasi penerus tidak kesulitan untuk cari uang.

Dorongan keinginan dan angan-angan untuk suatu tujuan tertentu akan melahirkan keanekaragaman perilaku manusia dalam melakukan kegiatan. Hingga munculah aneka ragam tingkat kemampuan finansial setiap orang. Ada milyarder, jutawan, sampai termiskin.

Apabila seseorang sudah menghasilkan banyak uang apakah akan berhenti cari uang ? Kemudian, anda yang sudah berpenghasilan jutaan, puluhan juta, atau bahkan ratusan juta rupiah per bulan.. bagaimana ? Apakah anda berhenti cari uang ? Tidak toh.. ! Dan kalau seandainya ada peluang,  berapa karung rupiahpun pasti anda tidak akan menolaknya. Bukan ?

Jadi, tidak ada kamusnya orang berhenti cari uang. Yang belum punya penghasilan (menganggur) akan mencari pekerjaan. Orang yang sudah punya pekerjaan tetap,  akan mencari uang sampingan. Seorang pengusaha akan terus mengembangkan usahanya agar lebih besar.

Saya, sebagai PNS dengan gaji pas-pasan, selalu berusaha untuk mendapatkan uang sampingan di luar jam kerja. Sesuai dengan skill yang saya miliki serta berusaha, saya bisa mendapatkannya. Kalau selama ini saya tidak ada kemauan dan tidak ada keinginan, jelas saya tidak akan mampu membiayai pendidikan anak-anak saya sampai pendidikan tinggi.

Banyak jalan menuju Roma, dan banyak cara untuk cari uang.  Kuncinya, mau bekerja keras,  cerdik, berfikir positif, selalu ingin maju, dan jangan malas. Jangan merasa puas dengan hasil yang didapat, tapi harus bersyukur dan terus berusaha untuk meningkatkan. Penyakit malas, adalah biangnya kemiskinan. Orang malas,  pasti susah cari uang.

Dari mana datangnya kemauan untuk maju? Sebagian orang mengatakan, karena terpaksa ! .. Nonsen menurut saya itu jawaban yang kurang tepat. Munculnya kemauan harus datang dari fikiran yang jernih, dapat memandang jauh ke depan, punya impian (dream), dan selalu berfikir positif dan tidak cepat putus asa.

Dari mana datangnya skill ? Jelas dari kemauan untuk selalu ingin mengembangkan rasa ingin tahu, belajar dan terus belajar. Tidak ada batasan dan tidak ada kamusnya seseorang untuk berhenti belajar.

Maka, untuk siapa saja, tua atau muda ada pepatah : “Kejarlah dunia, seakan-akan mau hidup selamanya. Bersujud dan bersimpuhlah sambil mencucurkan air mata dihadapanNYA.. seakan-akan mau mati besok, dan selalu ingat kepada orang miskin dan anak yatim jika sudah ada rejeki”

Lihat yang lain :  Traffic Tertarget

EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme