EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Contoh Bagan Bertani Akuaponik

Akuaponik merupakan sistem bertani yang sangat unik, sebab tidak memerlukan pemupukan seperti lajimnya bertani. Sistem Akuaponik merupakan bagian dari sistem hidroponik, yaitu bertani dengan tidak menggunakan tanah sebagai media tanaman. Beda antara sistem akuaponik dengan hidroponik hanya dalam soal larutan nutrisi sebagai makanan tanaman. Kalau sistem hidroponik menggunakan larutan nutrisi sebagai makanan tanaman, sedangkan pada sistem akuaponik..larutan nutrisi diganti dengan limbah kolam berupa kotoran dan sisa makanan ikan sebagai makanan tanaman.

Bertani dengan sistem akuaponik tidak memerlukan pupuk, petani hanya cukup memberikan makan pada ikan, kemudian ikan menghasilkan kotoran sebagai makanan tanaman.

Bagan sistem akuaponik bisa digambarkan dengan sistem aliran air kolam, sebagai berikut : Air kolam -> Bak pengendapan -> Bak Filter -> Bak terfilter & Pompa -> Bak Bio Filter -> Area Bercocok tanam akuaponik -> Air kembali ke kolam mendorong air yang ada menuju bak pengendapan. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut :

Dari gambar di atas dapat saya jelaskan berdasarkan angka yang ada pada gambar :

1 = kolam ikan dengan ukuran 10 x 5 x 0,8 m;

2 = bak untuk mengendapkan limbah kotoran dan sisa makanan ikan dengan ukuran 1 x 2 m dengan kedalaman 0,5 m;

3 = bak filter ukuran 1 x 1 dengan kedalaman 0,5 m yang diisi dengan ijuk atau gulungan paranet, bekas jaring bangunan atau bahan yang mirip. Bak ini gunanya untuk memisahkan limbah kasar pada air. Pada dinding bak ke bak pengendapan dan ke bak terfilter dibuat lubang-lubang yang cukup banyak, yang baik adalah menggunakan roster gerabah yang biasa digunakan untuk ventilasi rumah;

4 = bak terfilter dan tempat pompa. Air pada bak ini sudah tidak mengandung limbah kasar kotoran dan sisa makanan ikan. Ukuran bak ini adalah 1 x 2 m dengan kedalaman 0,5 m. Dari bak ini air dipompa ke bak Bio Filter yang posisinya di atas tanah;

5 = Bak Bio Filterdengan ukuran 1 x 2 m dengan tinggi 1 meter di atas tanah. Bak Bio Filter sebagai tempat mikroba pengurai nitrit (limbah amonia) menjadi nitrat yang dapat diserap oleh tanaman. Bak Bio Filter harus diisi dengan bahan media untuk tempat menempelnya mikroba pengurai. Media tersebut bisa menggunakan bahan-bahan yang murah seperti bekas paranet, bekas jaring bangunan. Kalau menggunakan bahan bio ball atau keramik ring tentunya harganya mahal;

6,7, dan 8 adalah area tempat bercocok tanam. Sistemmnya sama dengan bertani hidroponik, Anda bisa cari di Google tentang model bertani hidroponik;

9 adalah alur sirkulasi air.

Itulah penjelasan dari gambar desain bagan sistem akuaponik, yaitu bertani tidak menggunakan pupuk seperti lajimnya bertani.

Updated: 30/09/2013 — 8:22 pm
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme