EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Dampak Bisnis Properti Terhadap Lingkungan Hidup

Tuntutan kebutuhan properti untuk mengimbangi kebutuhan berbagai fasilitas di perkotaan merupakan dilematis. Disisi lain untuk memenuhi kebutuhan, sedangkan dampak terhadap lingkunganpun tidak dapat dihindari, misalnya banjir akibat hilangnya resapan air, atau daya tampung drainase yang tidak seimbang dengan jumlah air hujan.

Pada sektor industri, dengan dibangunnya pabrik-pabrik raksasa di kawasan industri dampaknya sangat terasa oleh warga sekitarnya seperti polusi udara dan limbah industri yang bocor. Pada sektor permukiman, dengan perubahan fungsi lahan pertanian masyarakat menjadi pemukiman jelas sekali akibatnya yaitu hilangnya resapan air tanah, bertambahnya jumlah air yang mengalir ke sungai dari pemukiman, udara menjadi panas, dan sebagainya.

Pembangunan perumahan sederhana kini sudah merambah ke wilayah kecamatan dengan menggunakan sawah atau kebun milik masrarakat yang merupakan lahan produktif, praktis dampak terhadap lingkungan akan langsung terasa ketika perumahan pemukiman tersebut sudah dihuni. Dampak tersebut bukan hanya terasa oleh warga sekitar perumahaan, tetapi akan dirasakan pula oleh penghuni perumahan itu sendiri. Udara yang biasanya sejuk karena banyak pepohonan dan resapan air berubah menjadi atap-atap rumah penampung air dikala musim hujan dan memantulkan udara panas ketika musim kemarau. Jelas dengan keadaan seperti ini lingkungan menjadi rusak.

Sangat sulit rasanya mengindari dampak-dampak negatif akibat pengembangan properti yang telah terjadi selama ini. Apa yang harus kita lakukan untuk menanggulangi serta memperbaiki lingkungan yang sudah berubah dari semula. Tentu saja kita harus peduli dengan kenyataan ini, minimum tidak menambah masalah atau memperburuk keadaan. Sebagai warga perumahan yang baik tentunya dengan turut dan peduli terhadap lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya, membersihkan drainase yang tersumbat, serta menciptakan penghijauan walaupun hanya tanaman pada pot di lingkungan rumah masing-masing, itu sudah merupakan tindakan peduli lingkungan.

Updated: 05/06/2012 — 6:55 pm
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme