EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Halal Haram Penghasilan dari Google Adsense

Banyak sekali situs yang membahas soal halal haram bisnis internet, tapi kali ini saya tertarik dengan materi halal haram mendapatkan penghasilan dari Google Adsense dilihat dari sisi Hukum Islam,  tapi saya tidak dapat menyebutkan alamat situnya di sini. Materinya berupa tanya jawab seseorang dengan seorang Ustadz. Ada beberapa dasar hukum islam yang dibahas sebelum menyinggung google adsense. Yang pada intinya dalam bisnis apapun jika dapat merugikan orang lain hukumnya haram.

Terkait Google Adsense yang menayangkan iklan-iklan, jika seandainya iklan-iklan yang ditayangkan dalam website publisher google adsense tersebut bersifat mengandung konten atau hal-hal yang tidak baik seperti perjudian, pornografi dll., maka jelas uang yang didapatkan seorang publisher google google adsense tersebut haram. Lebih lanjut ustadz tersebut mengatakan apakah bisa mengontrol iklan-iklan dalam website tersebut? Rasanya pertanyaan itu sulit untuk dijawab.

Kita kembali pada google adsense, Seseorang akan mendapatkan penghasilan dari Google Adsense karena bergabung dengan Google Adsense sebagai Publisher Iklan Adsense. Dalam istilah bisnis online, sebagai publisher disebut internet marketer. Melalui website yang di milikinya, seorang publisher adsense menayangkan iklan google. Setiap pengunjung yang mengklik iklan adsense akan  diperhitungkan pembayarannya setiap bulan oleh Google. Jika penghasilan setiap bulan yang terkumpul di atas US$100, maka yang bersangkutan akan menerima bayaran dari Google setiap bulan.

Iklan-iklan yang muncul pada website publisher akan sesuai dengan konten website tersebut. Tapi dalam TOS Google Adsense sendiri melarang publisher memuat postingan berupa konten-konten pornografi termasuk perjudian untuk menampilkan iklan google adsense, dan jika TOS tersebut dilanggar maka si publisher akan dikenakan sanksi berupa penutupan akun adsensenya. Tapi permasalahannya, apakah Google konsekwen dan dapat mengevaluasi semua pemasang iklan lewat google adwords, terutama untuk iklan-iklan banner. Sebab iklan gambar bisa saja gambar terlarang secara Hukum Islam, dan konten gambar dapat dimanipulasi serta tidak akan telacak oleh robot, misalnya gambarnya A, tapi alternatif teksnya (alt)nya atau meta titlenya B.

Tapi, saya kira sepanjang publisher berniat baik dengan melakukan bisnis sportip, yakni tidak mempublish konten-konten yang terlarang secara hukum Islam,  barangkali iklan-iklan yang muncul pada website publisher tetap sesuai dengan konten, dan kalau iklan teks saya kira akan sesuai dengan konten artikel website publisher. Soal banner yang bisa dimanipulasi, anda sendiri seorang internet marketer lebih mengetahui harus bagaimana menyingkapinya.

Jika Anda ingin melihat isi tanya jawab tentang halal haram penghasilan google adsense silahkan klik di sini.. Jadi, menurut saya yang penting niat kita dalam mencari nafkah itu tidak merugikan orang lain, tidak mempublikasikan hal-hal yang terlarang seperti telah saya sebutkan di atas. Untuk lebih jelas lagi, kita juga harus terus bertanya bukan hanya kepada 1 atau 2 ustadz.

Updated: 03/10/2012 — 11:53 am
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme