EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Niche Keyword

Mencari Niche Keyword dengan Cara Manual

Oleh : endang kusmana

Artikel ini saya tulis untuk rekan-rekan baru saya Junior Asian Brainers yang mengalami kesulitan mencari backlink untuk blog latihan Tantangan 120 hari V-1.  Dan artikel ini bisa diakses langsung dari link frofil saya di Forum Asian Brain.

niche keyword

niche keyword

Seperti yang dikatakan guru Ahira pada Video Tutorial V-2, katanya ada abers yang uring-uringan kesulitan cari backlink untuk blog latihan V-1.

Memang benar, hal itu saya alami juga. Selama 2 bulan lebih blog latihan V-1 saya sepi tidak ada traffik dari pasar yang telah saya targetkan. Dari 150 keyword hasil analisa V-1,  baru 30 keyword yang sudah saya buatkan artikelnya dan sudah diposting.

Pada awalnya saya kaget kenapa terjadi demikian, tapi setelah ingat bahwa riset pasar yang diajarkan guru Ahira pada materi V-1, keywordnya memang belum niche seperti keyword pada latihan V-2. Dalam  riset V-1 memang bu guru Ahira mengajarkan analisa kata kunci menggunakan market samurai dengan batasan pencari min 1000, dan kompetisi maksimum 1 juta page.

Jadi, jelas keyword hasil analisanya masih terlalu banyak pesaingnya, sehingga blog kita memerlukan backlink yang memadai. Sudah saya coba lakukan backlink, bookmark url dll untuk beberapa artikel, tapi tidak mempan juga.   Walaupun begitu, saya tidak putus asa, terus saya pelajari permasalahannya, dan ingat pesan guru Ahira : ” Halaman sebuah website akan optimal dimata search engine tanpa harus mendapat backlink, apabila keyword yang kita bidik sedikit pesaingnya (<10.000 page) dan banyak pencarinya (min 300)”.

Kembali ke ceritera blog latihan V-1 saya yang tidak kunjung ada traffik selama 2 bulan, setelah saya chek beberapa kata kunci secara random, ternyata pesaingnya masih ratusan ribu page. Jadi,  terang saja tidak ada satu pun keyword yang muncul di  halaman utama Search Engine, padahal semua artikel yang saya posting sudah diindex google. Jadi, apabila teman-teman mengalami hal yang sama dengan saya, jangan salahkan siapa-siapa, apalagi nyalahkan bu guru.  Kita harus kreatif dan berusaha mencari solusinya. Dengan variasi materi pelajaran yang diberikan bu guru Ahira, kita akan  dapat menemukan cara untuk mengatasi permasalahan yang kita temui.

Blog latihan V-1 saya sekarang sudah tidak sepi lagi alias sudah mulai ada pengunjungnya sesuai target pasar yang direncanakan.  Bahkan $ dari PPC Chitika dan Amazon.Com sudah mulai ada penampakan walaupun masih kecil. Perbaikan yang saya lakukan pada blog latihan saya adalah dengan membuang sisa keyword hasil analisis V-1 (120 keyword) dari file riset saya dan menggantinya dengan niche keyword hasil riset pasar manual. Ide riset manual ini   bu guru telah mengajarkan cara-caranya.. walaupun penekanannya  ke penggunaan Market Samurai.   Mas Adryan Fitra dan Bp.  Edy Sihombing (para senior ABers)  dalam acara tatap muka rutin bulanan  murid Asian Brain di  Ghatering Asian Brain se-Jabotabek 23 Januari 2010 lalu,  mengulas riset dengan cara manual.

Keyword yang sudah terlanjur saya gunakan adalah untuk 30 artikel dan sudah diposting, saya biarkan saja. Selanjutnya saya melakukan riset pasar secara manual yaitu,  mencari pesaing di google search dengan cara mengetik kata kunci pakai tanda kutip. Setelah mendapat keyword dengan pesaing < 10.000 lakukan test di google trend apakah sudah sesuai target pasar yang kita inginkan. Setelah itu lakukan chek jumlah peminat atau pencari di adword google.. apabila pencari lokal >300, ambil!. Setelah mendapat beberapa niche keyword, jangan lupa buka file riset anda untuk mengecek apakah duplikasi dengan keyword yang sudah diposting ? Apabila aman dan tidak duplikasi, maka semua niche keyword anda masukan ke daftar keyword pada file riset anda tersebut. Buatlah artikel sesuai niche keyword tersebut dan posting. Lihat hasilnya di google web mastertools dan google analysis anda setelah 2 minggu anda posting.

Ingat, lakukan semuanya dengan penuh kesabaran, karena kadang-kadang kita menemui kesulitan untuk  menemukan niche keyword dengan cara manual. Tetapi, anda akan dapat merasakan hasilnya nanti. Niche keyword yang kita dapat adalah alami dan murni hasil mencari sendiri dan juga merupakan keyword terkini.

Kita sebagai pemula yang sedang belajar, saya sarankan anda jangan keburu-buru.. apalagi yang difikirkan hanyaa $ dan $, kapan kita bisa membuat website yang optimal kalau yang selalu difikirkan hasil.. hasil dan hasil ? Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa membuat sebuah situs dari n0l sampai menghasilkan, action.. kerja..fokus.. jangan dulu mikirin hasil. Traffic yang melimpah, traffic yang tertarget (sesuai target pasar).. itulah yang menentukan sebuah situs untuk menghasilkan income.

Cara melakukan riset manual : buka secara bersamaan di tab berbeda, browser anda :

1.  Google Trend, untuk melihat pasar dari ide anda (misalnya : cell phones, laptop computers dst). Ide tersebut akan terlihat top pasarnya (misalnya Amerika, Canada, Australia), tinggal anda pilih.

2. Google Adword, untuk mencari niche keyword. Setelah anda menentukan 1 bh ide, lalu cari niche keywordnya di adword google, seperti yang diajarkan bu guru. Sebelumnya tampilkan Avg CPC dalam dollar US$, dan pilih bahasa dan pasar yang akan anda bidik.  lalu simpan lembar keyword ke exel, lalu sortir data.. pilih yang $ nya > dari 1 $, dan lokal search >300 and <10.000.  Keyword yang >10.000 jangan dibuang,  semua cari anak kata kuncinya di adword. Terus lakukan berulang-ulang sehingga anda mendapatkan ratusan niche keyword yang US$ nya>1 $ dan Loka Searchnya >300 dan <10000. Catatan : anda hanya menggunakan keyword pada tabel pertama adword, tabel yang ke 2 abaikan saja.

2. Google Search (Google.Com) : untuk melihat pesaing.  Semua kata kunci yang telah anda kumpulkan lalu satu persatu ketik di google menggunakan tanda “xxx”, jika hasil pencarian <10000,  lalu angka tersebut tulis pada tabel kumpulan keyword tadi pada kolom baru yang boleh anda kasih nama Seo Comp. Lakukan untuk semua keyword berulang-ulang (gunakan teknik copy paste). Anda harus sabar, karena perbandingannya bisa 20 : 1 atau dari 20 keyword yang anda kumpulkan, hanya ada 1 niche keyword. Usahakan anda mendapatkan niche keyword yang $nya besar pencarinya >1000 dan pesaingnya <5000. Yang saya alami, paling susah mencari niche keyword untuk tema “health” dan “insurance”, karena avg CPC  untuk tema tersebut, tinggi.

Apabila kita kreatif  dan pandai menggali manfaat dari Google Search, Google Adword Tools, maka kita bisa mendapatkan niche keyword yang sangat unik.  Google trends sebenarnya hanya untuk mengecek trends pasar dari IDE yang akan kita gali keyword dan niche keywordnya.  Ingat, kata Ibu guru : “Jika kita membangun sebuah website, maka yang pertama kali sangat menentukan adalah HASIL RISET PASAR“.  Jika anda sudah salah dalam menentukan keyword,  maka bersiap-siaplah bekerja keras untuk mencari backlink.

Semoga dapat membantu anda. Dengan cara ini terutama bagi anda yang masih pemula,  untuk riset pasar tidak perlu membeli market samurai,  kecuali jika anda sudah pintar dan ingin membangun banyak website.  Cara inilah yang dipakai senior Adryan Fitra, tetapi  tidak dikerjakan sendiri..yang mengerjakannya dengan rekruimen tenaga orang lain.

—-ooooOoooo—-

Info Tambahan :

Bagi anda yang bukan murid Asian Brain yang ingin belajar mendalami  internet marketing serta mempunyai keinginan untuk menjadi internet marketer yang mandiri dan profesional,  silahkan untuk bergabung menjadi murid Asian Brain seperti saya.

Asian Brain menyediakan Program Belajar Gratis selama 1 Bulan untuk anda      >> Silahkan Lihat Infonya Disini

Related Post : ON PAGE

EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme