EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Publisher Iklan PPC Google AdSense Harus Siap Menerima Kemungkinan Terburuk

Publisher iklan PPC Google AdSense harus siap menerima kemungkinan terburuk yakni “akun dinonaktifkan”. Petaka ini sering dialami oleh penayang atau publisher google adsense ketika traffik menaik dan penghasilan meningkat.

Biasanya pemberitahuan sangat mendadak, dan bisa membuat stress bagi para publisher yang tidak siap menerima kenyataan buruk. Penghasilan dari Google AdSense memang menggiurkan dan sangat terasa kontituitas penghasilan yang relatif rutin dan jarang menurun pada setiap bulannya.

Apalagi jika script iklan adsense dipasang pada blog berbahasa Inggris dengan tema blog yang kaya kata kunci bernilai klik tinggi dengan traffik ribuan pengunjung perhari sudah dapat dipastikan dari satu blog saja bisa mendapat ratusan dollar per bulan. Ini kenyataan yang pernah saya alami ketika akun AdSesnse saya belum dinonaktifkan, saya merasakan passive income dari Google AdSense rutin setiap bulan. Selakipun kita sedang malas update blog.. penghasilan tetap stabil. Itulah kelebihan Google Adsense.

Hanya, sayangnya TOS Google Adsense begitu ketat dan kadang-kadang tidak dimengerti. Publisher yang senantiasa menjaga untuk mengikuti TOS dengan baik.. tapi pada suatu saat akhirnya pasti akan mendapat giliran mendapatkan kenyataan pahit dan menyakitkan. Oleh kerena itu, dari sejak dini seorang publisher iklan google adsense harus sudah siap menerima kenyataan pahit. Sebab semakin besar penghasilan, maka akan semakin pahit yang akan dirasakan ketika mendapat giliran penonaktifan akun.

Klik fraud atau klik tidak syah yang sering menjadikan faktor utama penonaktifan akun adsense. Kasus ini sebenarnya bisa dikatakan hampir 100 persen dilakukan oleh orang lain dengan disengaja karena berbagai alasan tertentu. Bisa disebabkan karena seseorang merasa tersaingi misalnya pada domain atau keywords yang dibidik, bisa karena dendam kesumat karena postingannya dicopas (pelanggaran HAKI), dan banyak lagi.. tetapi yang jelas pasti ada alasannya.

Pemilik akun adsense yang sudah diblokir tidak diperbolehkan lagi mengikiti program Adsense, artinya dengan nama dan alamat yang sama jika mendaftar adsense pasti akan ditolak. Tentu saja bagi yang mau menjalankan Adsense bisa saja mendaftar dengan menggunakan nama saudara yang alamatnya berbeda dengan alamat pada akun yang diblokir. Tetapi tentu saja blog/web yang sudah pernah dipasang iklan adsense yang diblokir tidak dapat dipergunakan kembali, itulah masalahnya.. yang sering membuat para publisher adsense malas untuk merintis lagi dari nol.

Tidak sedikit publisher asdense yang menggunakan puluhan blog untuk tempat menempelkan scrip iklan adsense, sialnya ketika akun diblokir alias dinonaktifkan.. maka blog-blog tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi untuk ditempeli iklan adsense dengan akun baru. Lantas mau diapakan blog sebanyak itu? jawabannya tergantung kreatifitas publisher. Kalau blognya berbahasi Inggris dengan tema produk populer dan spsifik seperti ponsell, computers, audio, cars dll. barangkali masih dapat digunakan untuk Amazon.com, Ckick Bank, Iklan PPC Chitika dll. Tetapi kalau blog/webnya berbahasa lokal dengan tema lowongan kerja misalnya, barangkali blog tersebut sudah tidak berguna lagi.

Itulah gambaran yang perlu diketahui oleh seorang publisher iklan PPC Google Adsense.. selama tidak masalah enjoy.. banyak uang dan pada suatu saat yang tidak dapat diduga waktunya pasti akan mengalami dan berujung pahit. Mungkin yang bisa saya sarankan buat Anda yang masih aman-aman saja berAdSense.. yang penting jaga agar situs kita tidak mendapat lonjakan traffik, dengan traffik yang melonjak akan mengakibatkan klik melonjak.. itulah yang biasa menjadi penyebabnya, dan jangan suka kopi paste postingan orang, selanjutnya jangan over acting penghasilan adsense kita so ingin kesohor. Semoga ada manfaatnya bagi publisher Adsense yang masih mendapat kepercayaan Google Adsense.

Updated: 12/12/2012 — 12:48 pm
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme