EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Tips dan Cara Merancang Denah Rumah Tinggal

Merancang denah sebuah rumah tinggal boleh dikatakan gampang-gampang susah. Dikatakan gampang, ya tinggal tarik garis sesuai keinginan dan kebutuhan ruangan. Dikatakan susah, eh ternyata setelah dibangun ternyata banyak kesalahan, misalnya ruangan pengap, gelap, di dalam rumah sedang nonton tv bau wc, dan sebagainya. Jadi, yang jelas untuk merancang sebuah denah rumah ada caranya. Denah sebuah rumah merupakan bagian terpenting dari sebuah desain rumah. Kesalahan dalam merancang denah akan mengakibatkan kesalahan menyeluruh. Coba saja bisa dibayangkan kesalahan merancang denah yang tidak terkontrol sampai rumah selesai dibangun, berapa kerugian bahan material dan upah kerja.

Dua hal yang harus diperhatikan dalam merancang sebuah denah rumah tinggal :

1. RENCANA KEBUTUHAN RUANGAN

Ruang  Tidur : Ruangan yang paling dominan terkait dengan jumlah penghuni dalam sebuah rumah adalah kamar tidur dan kamar mandi/wc. Jumlah kamar tidur dan jumlah km/wc itu harus sesuai dengan kebutuhan minimum. Misalnya, kamar tidur idealnya setiap anggota keluarga menempati 1 kamar tidur, kecuali ayah dan ibu memang harus 1 kamar tidur berdua. Kamar tidur ayah dan ibu biasa disebut kamar tidur utama, ukuran minimal 3 x 4 m, atau kalau terpaksa lahan sempit 3 x 3 m. Tapi untuk efisiensi penggunaan ruang tidur anak bisa 1 kamar tidur untuk 2 anak yang berkelamin sama, dengan cara memasang ranjang bertingkat apabila ukuran kamanya kecil. Ukuran standard kamar tidur  anak 3 x 3 m, atau 3 x 2,5 m.

Apabila merencanakan ada pembantu rumah tangga yang menginap, maka rencanakanlah ruang tidur pembantu, ukurn 2 x 2,5 m.

Kamar Mandi/WC : Untuk kebutuhan km/wc, perbandingan yang ideal 2 orang : 1 km/wc. jadi kalau dalam keluarga ada 6 penghuni, maka idealnya ada 3 km/wc, ukuran km/wc standard : 2 x 1,5 m, atau 1,75 x 1,5 m.

Ruang Tamu & Ruang Keluarga : Ruang tamu idealnya terpisah dengan ruang lainnya, hal ini untuk kenyamanan anggota keluarga yang lain agar tidak terganggu ketika ada tamu berkunjung ke rumah. Tapi kalau terpaksa bisa digabung dengan ruang keluarga. Kalau dalam istilah desain rumah minimalis adalah effisiensi penggunaan ruangan. Tapi saya kurang sependapat, sebab kenyamananlah yang harus diutamakan.  Ukuran ruang tamu : minimal 3 x 3 m. Sedangkan Ruang Keluarga minimum 6 x 3 m apabila akan digabung dengan ruang makan.

Ruang Makan : Ruang makan bisa dibuat terpisah atau menurut gaya desain rumah minimalis bisa digabung dengan ruang keluarga atau dengan dapur. Apabila digabung dengan dapur, tentu saja harus dapur bersih.. bukan dapur kumuh. Tapi lagi-lagi, kalau saya suka yang terpisah. Ukuran ruang makan, minimal 3 x 3 m.

Gudang : banyak orang yang menganggap tidak perlu gudang. Itu pendapat yang salah! Pernahkah Anda malihat barang-barang ditumpuk disudut rumah seperti sapu, alat pel, cangkul dsb. Itulah perlunya gudang. Kita bisa membuat gudang dengan ukuran minimal 2 x 1,5 m.

Ruang cuci/jemur/tempat strika : Untuk masyarakat perkotaan yang kini sudah modern menggunakan mesin cuci+pengering, jadi tidak perlu menjemur pakaian di halaman rumah, kita bisa membuat ruang jemur pakaian dengan atap transparan sebagian dan sebagian lagi atap genting dengan dipasang plapond untuk ruang strika. Ruang cuci/jemur/setrika : 3 x 4 m.

Nah dari rencana kebutuhan ruangan, kita bisa menjumlahkan luas ruangan yang diperlukan.

2. PENCAHAYAAN DAN VENTILASI

Pencahayaan dan ventilasi merupakan faktor yang menentukan kesehatan sebuah rumah tinggal. Banyak orang mengabaikan faktor tersebut, dengan alasan ventilasi akan menggunakan AC, pencahayaan siang malam menggunakan lampu. Boleh juga begitu, apabila pemilik rumah tersebut tebal kantongnya. Tapi yang menjadi pertanyaan apakah aliran listrik dijamin tidak ada gangguan? Pake genset solusinya! Wah lagi-lagi duit. Saya tidak sependapat dengan cara begitu, sebab bagaimanapun juga penerangan alami untuk siang hari tetap sinar matahari yang tidak ada bandingannya, kemudian ventilasi alami juga nomor 1 harus diperhatikan.. disamping hemat uang, juga membuat sehat semua orang. Tidak semua orang tahan AC bukan!?

Jadi, untuk kedua faktor tersebut usahakan setiap ruangan dipastikan mendapat cahaya dan ventilasi alami dari ruang terbuka, atau ruang bukaan di dalam rumah.

Dengan memperhatikan kedua hal penting di atas dalam merancang denah rumah, maka saya yakin rumah Anda akan nyaman untuk dihuni semua anggota keluarga.

Updated: 19/02/2014 — 10:37 pm
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme