EndangKusman.Com

Blogging, Belajar Nge-Blog & Berbagi Info

Tips Membeli Rumah Alih Kredit KPR

Diantara pembeli rumah kredit KPR BTN atau KPR Bank Umum lainnya, ada segelintir orang yang memenfaatkan kesempatan ini umtuk berspekulasi investasi, bukan untuk dihuni sebagai layaknya yang membutuhkan tempat hunian. Ada yang beriat untuk bisnis berjualan, biasanya mereka mengambil kopel sudut atau pinggir jalan utama, mereka biasanya melakukan pembelian rumah dengan cara cash. Ada juga orang yang bertujuan untuk menjadikan rumah kontrakan, ada juga yang menunggu waktu pada saat harga rumah naik kemudian dijual.
Tips Alih Kredit Rumah KPR BRN
Pada saat spekulasinya gagal, atau dengan alasan lainnya mereka menjual kembali rumah KPRnya dengan cara cash atau alih kredit bagi mereka yang masih harus mencicil.

Bagi Anda yang berniat membeli rumah KPR secara alih kredit, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menyelesaikan proses pembelian rumah, diantaranya sebagai berikut :

  1. Melakukan negosisi harga alih kredit dengan cermat,  jangan sampai terlalu tinggi. Sebelumnya cari informasi harga pasaran di komplek perumahan tersebut. Kemudian cari perbandingan dengan harga cash perumahan baru terdekat yang sedang dibangun, dan bandingkan dengan harga rumah yang mau Anda beli.
  2. Selesaikan proses alih kredit bersama-sama pemilik ke Bank pemberi kredit. Hal ini sangat penting, sebab kalau tidak diselesaikan pda saat itu maka Anda akan kesulitan pada akhir penyelesaian kredit untuk balik nama.
  3. Pastikan Anda telah memilih rumah yang posisinya strategis dan mudah unruk dijual kembali jika Anda pada suatu saat berniat menjualnya. Pilih rumah yang posisinya tidak terlalu jauh dari jalan utama perumahan. Kalau Anda memilih  rumah yang jauh dari jalan utama, walaupun harganya agak murah tetapi nilai jual dimasa yang akan datang akan rendah.
  4. Lakukan proses jual beli dihadapan Notaris terdekat.
Dengan cermat dalam melakukan transaksi jual beli alih kredit rumah KPR Bank, maka pada saat pelunasan dan pengambilan sertifikat Anda tidak akan menemui kesulitan. Satu hal lagi, apabila Anda masih melakukan cicilan,  jangan lupa bayar cicilannya tepat pada waktunya agar tidak dikenai denda. Apabila kredit rumah Anda sudah selesai dan sertifikatnya sudah ditangan Anda, sebaiknya segera lakukan perubahan sertifikat dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi sertifikat hal Milik.
Updated: 17/06/2012 — 11:06 pm
EndangKusman.Com © 2015 - Contact - Privacy - Disclaimer - Sitemap Frontier Theme